BAB II

MENYAPU DEBU KALBU

1. Mengapa Engkau Beramal
Berbagai jenis amal yang tampak adalah karena beragmnya keadaan yang berasal dari hati
Setiap amal selalu didahului dengan niat. Tanpa niat di dalam hatimu, maka mustahil engkau akan berbuat, tak mungkin engkau beramal. Niatmu adalah tolok ukur dari setiap amal perbuatanmu. Niatmu baik, aman menghasilkan buah yang baik, begitu pula sebaliknya.
Dalam [...]

Al Hikam 1.3 (Bab I -habis)

3.       Semangatmu Yang Menggebu Takkan Dapat Menembus Tirai Takdir
Semangatmu yang menggebu tak akan dapat menembus hijab ketentuan Allah
Yakinkah bahwa takdir Allah itu urusanNya semata? Jika kau meyakini demikian, mengapa membuang banyak energi dan tenaga untuk mencurahkan sebuah niat dan tujuan.
Orang boleh bekerja keras, berikhtiar untuk mencapai tujuan dan cita-cita. Tetapi seringkali engkau lupa bahwa di [...]

Al Hikam(1.2)

2.      Terimalah Yang Telah Dia Berikan
Engkau ingin bertajrid, padahal Allah menjadikanmu pada golongan yang mencari penghidupan. Keinginan (bertajrid) merupakan keinginan hawa nafsu. Sebaliknya, kau ingin memenuhi kehidupan duniawi, padahal Allah telah menjadikanmu ke dalam golongan bertajrid. Keinginan mengejar duniawi merupakan kemunduran dari cita-cita yang luhur.
Allah swt. tidak hanya menciptakan kehidupan akhirat. Allah juga menciptakan kehidupan [...]

Al Hikam (1.1)

BAB I
KETENTUAN DARI YANG MAHA MENENTUKAN
1.       Berkurangnya Harapan Ketika Gagal
Orang yang membangga-banggakan jerih payah dan perbuatannya, ketika gagal akan berkurang harapannya terhadap rahmat Allah
Jika dirimu mempunyai anggapan bahwa segala sesuatunya yang telah engkau petik di dunia ini atas jerih payahmu sendiri, maka berarti engkau membanggakan diri terhadap kemampuanmu. Engkau akan menemui penyesalan ketika kelak gagal. [...]